SARAN-SARAN MEMELIHARA KEBAHAGIAAN RUMAH TANGGA KRISTEN

Pdt.Samuel T. Gunawan. M.Th.
Salah satu cara untuk memelihara rumah tangga adalah melalu doa bersama. Dengan doa bersama, suami dan istri sedang memelihara kehidupan rohani keluarga. Pada saatnya berkat Allah baik rohani dan jasmani akan turun melimpah dalam hidup mereka (bandingkan Mazmur 133:1-3). 
SARAN-SARAN MEMELIHARA KEBAHAGIAAN RUMAH TANGGA KRISTEN
gadget, bisnis, otomotif
Secara khusus waktu yang disediakan untuk mezbah keluarga sangat penting dan indah. Karena pada saat itu semua anggota keluarga berkumpul bersama. Hal ini merupakan sarana untuk membangun iman, kerohanian, pengetahuan dan pengenalan akan Tuhan dan firman-Nya, mengembangkan kasih dan komunikasi dengan Tuhan dan sesama anggota keluarga. Karena Tuhan dan keluarga kita penting, mengapa kita tidak memulai mezbah keluarga di dalam keluarga kita segera mungkin? Jadi, bertekad dan komitmenlah seperti Yosua yang berkata, “Tetapi aku dan seisi rumahku, kami akan beribadah kepada TUHAN!” (Yosua 24:15b).

SARAN-SARAN MEMELIHARA KEBAHAGIAAN RUMAH TANGGA

Sebuah kebahagiaan pernikahan (rumah tangga) adalah merupakan suatu usaha dan kerja sama antara suami dan istri, serta seluruh anggota keluarga. Bukan untuk bersaing menunjukkan mana yang lebih hebat, mampu, unggul dan bersaing, melainkan untuk keberhasilan dan kebahagiaan bersama. Perlu dipahami, pribadi dan karakter pasangan tidak bisa di rubah sesuai kemauan dan keinginan kita. 

Dalam kenyataannya, masing-masing tetap merupakan individu yang unik, yang memiliki pikiran sdan kehendak bebas, serta dalam pengertian tertentu mempunyai hak atas dirinya sendiri. Karena itu, berikut ini beberapa saran praktis dalam membina keluarga bahagia 

1. Searah setujuan. Keluarga adalah suatu lembaga atau unit yang paling kecil dalam masyarakat. Sebuah keluarga adalah suatu tim dalam persekutuan hidup bersama antara ayah, ibu, dan anak-anak. Sebagai sebuah tim, maka hanya ada satu “kapten” dalam dalam keluarga yaitu kepala keluarga. Dan, hanya ada satu tujuannya yaitu kebahagiaan rumah tangga. Semua anggota keluarga harus bergerak dan memainkan perannya, dan bersatu ke arah tujuan di bawah pimpinan kepala keluarganya. Kunci keberhasilan sebuah tim adalah kebersamaan. Jadi pernikahan adalah kesempatan yang diberikan Allah kepada suami dan istri, serta anak-anak yang dianugerahkan Tuhan untuk hidup bersama. 

2. Keluar dari Imajinasi dan Hidup dalam Realita. Seorang pria dan wanita yang memutuskan untuk menikah akan mengalami perubahan besar yang terjadi khususnya dalam lingkungan dan jadwal. Mereka harus membiasakan diri untuk hidup bersama. Ini berarti baik suami maupun istri, mereka harus memangkas dari jadwal mereka hal-hal yang kurang bermanfaat yang dapat menghilangkan kebersamaan mereka. Ini berarti suami dan istri perlu memberi batasan terhadap pergaulan, hobi, dan kesenangannya sendiri. 

Mereka harus meluangkan waktu lebih banyak untuk saling memahami, memberi dan memerima satu dengan yang lain. Hal ini perlu mengingat, pernikahan menyatukan dua pribadi yang berbeda. Pria dan wanita memiliki kodrat yang tidak sama baik secara fisik, perasaan, maupun perilaku. Ditambah lagi perbedaan dalam kebiasaan, adat istiadat, budaya, pendidikan, sikap dan pembawaan. Inilah realita yang harus diterima dan dijalani dalam rumah tangga.

3. Menjalin komunikasi. komunikasi merupakan hal yang sangat penting dalam hubungan rumah tangga, terutama bagi sumai dan istri. Komunikasi juga merupakan salah satu pilar langgengnya hubungan suami-istri. Hilangnya komunikasi berarti hilang pula salah satu pilar rumah tanga. Apa yang ada dalam pikiran dan perasaan sebaiknya diungkapkan dan dibicarakan melalui jalinan komunikasi antara suami dan istri. 

Masalah dan persoalan harus disampaikan dan dibicarakan dengan sebaik-baiknya. Jika ada masalah sebaiknya jangan dipendam, tetapi segera dikomunikasikan untuk diselesaikan bersama. Semua beban disimpan dalam hati akan 'mengganggu' jalannya komunikasi. Karena itu manfaatkanlah momen komunikasi sebaik mungkin dalam rumah tangga. Terutama kaum lelaki, agak lemah dalam membaca pikiran pasangan, karena itu sebaiknya para istri jangan mengharapkan agar suami mengerti apa yang ia mau jika tidak disampaikan atau dibicarakan. Karena itu sebaiknya, ungkapkan saja apa yang diinginkan.

4. Berusaha untuk saling mengerti dan memahami pasangan. Ada beberapa sifat tertentu dari pria ataupun wanita yang dapat ditangani sejak awal. Bahkan ada beberapa sifat aneh pria di mata wanita. Misal, dalam sebuah pria umumnya suka merasa jika dirinya penting dan memegang kendali serta keputusan. Suka dipuji dan diberi semangat. Meski kebanyakan wanita tidak ingin mendominasi pria dan menjadikannya sebagai pelindung. 

Namun banyak juga wanita yang melakukan kesalahan dengan menyepelekan suami. Bukannya membiarkan suami mereka merasa paling penting dalam keluarga, justru mengabaikannya. Sebaliknya, suami harus mengerti, bahwa kebanyakan wanita umumnya ingin diperlakukan sebagai kekasih dan sekali waktu ingin dipuji dan dimanja. Memberi “perlindungan” tidak hanya cukup dari segi materi saja. Para pria terkadang sulit mengerti apa yang sebenarnya diinginkan wanita. Istri juga ingin dihargai, dicintai dan dianggap ikut andil dalam kesuksesan suami. 

5. Memenuhi Kebutuhan Seksual. Prinsip hubungan seks yang baik adalah keterbukaan dan kejujuran dalam mengungkapkan kebutuhan masing-masing. Intinya, kegiatan seks bertujuan untuk dinikmati dan saling memuaskan, namun perlu dihindari adanya kesan mengeksploitasi pasangan. Karena itu frekuensi, posisi dan teknik hubungan seks suami dan istri sebaiknya tidak boleh dipaksanakan melainkan sesuai dengan kehendak bersama yang bermanfaat bagi kedua pasangan. 

Kegiatan seks yang menyenangkan akan memberikan dampak positif bagi suami dan istri. Disinyalir, pasangan suami istri yang melakukan hubungan suami-istri dengan rutin serta terjadual akan mampu membawa rumah tangga menuju kebahagiaan.

6. Memelihara keromantisan. Terkadang, pasangan suami-istri yang sudah lama berumah tangga kurang, bahkan tidak lagi memelihara keromantisan dengan pasangannya. Padahal memperhatikan dan menghargai pasangan merupakan hal yang sangat perlu bagi kelanggengan rumah tangga. Cinta dan kasih sayang dapat diekspresikan pada pasangannya dengan tindakan. 

Karena itu jangan pernah malu atau merasa terlalu tua untuk saling berpegangan tangan dengan mesra, berpelukan, mencium kening dan melakukan ekspresi kasih sayang lainnya. Memelihara keharmonisan juga bisa dilakukan dengan memberi pujian yang ketulusan pada pasangan. Bisa juga dengan makan malam bersama diluar rumah, rekreasi bersama, atau merayakan ulang tahun pernikahan. 

7. Hindari pihak ketiga. Kehidupan perkawinan merupakan otonomi tersendiri, yang sebaiknya tak dicampuri oleh pihak lain, apalagi pihak ketiga. Kehadiran pihak ketiga yang ikut campur tangan atau mempengaruhi dan masuk ke wilayah otoritas keluarga, bisa menciptakan bencana bagi rumah tangga tersebut. Terlebih, jangan ijinkan adanya wanita idaman lain (WIL) atau pria idaman lain (PIL) masuk dalam rumah tangga. Lemparkan jauh-jauh atau buang ke tong sampah segala bentuk ketidaksetiaan, perselingkuhan, dan pengkhianatan terhadap pasangan. Jadilah suami dan istri yang setia seumur hidup hanya dengan pasangannya sendiri.

8. Saling percaya, jujur dan terbuka. Tanpa rasa saling percaya antara pasangan suami-istri, perkawinan tentu tak akan berjalan mulus. Membangun rasa saling percaya juga merupakan perwujudan cinta yang dewasa. Padukan perkataan dengan sikap yang menunjukkan bahwa Anda tetap setia kepada cinta pasangan Anda. 

Semua itu membuktikan dalam hubungan terdapat kejujuran dan kepercayaan satu sama lain, dan dengan demikian Anda berdua akan sama-sama menikmati buah kesetiaan tanpa perlu khawatir dengan adanya kebohongan. Tidak perlu bagi suami dan istri merahasiakan sesuatu hal kepada pasangannya. Tidak ada orang yang perlu dirahasiakan dari suami dan istri paling kita sayangi. Pasangan bahagia adalah pasangan yang sangat mengerti bahwa menyimpan rahasia akan menimbulkan ketidakbahagiaan.

HAL-HAL PENTING LAINNYA PERLU DIKETAHUI BERSAMA

1. Tujuh Sifat Pria Yang Tidak Disukai Wanita. Berikut ini adalah hasil survey sebuah harian mengenai sifat pria yang tidak disukai oleh wanita, yaitu : 

(1) Pelit dan perhitungan, yaitu tipe pria yang pelit dan penuh perhitungan untuk memenuhi standar pasangannya; 

(2) Kasar, yaitu tipe pria yang suka memanfaatkan kekuataan fisiknya untuk berlaku kasar terhadap pasangannya dengan main pukul dan tendang.; 

(3) Tidak setia, yaitu tipe pria yang pandai berbohong dan berakting karena ia menjalin hubungan gelap dengan wanita lain, alias selingkuh; 

(4) Bodoh, yaitu tipe pria yang tidak bisa menyelesaikan masalah yang ada, bahkan ia terlihat seperti orang bodoh dan kekanak-kanakan; 

(5) Tidak tegas, yaitu tipe pria yang tidak bisa menunjukkan ketegasan, ia hanya ikut arus saja, tidak punya prinsip di dalam hidupnya; 

(6) Egois, yaitu tipe pria yang hanya memikirkan dirinya sendiri, mau menang sendiri, dan enak sendiri; dan 

(7) Pemalas, yaitu tipe pria yang yang malas bekerja, maunya hanya hidup enak dan menggantungkan hidupnya pada orang lain.

2. Tujuh Sifat Wanita Yang Tidak Disukai Pria. Berikut ini adalah hasil survey sebuah harian mengenai sifat wanita yang tidak disukai oleh pria, yaitu : 

(1) Cerewet, yaitu tipe wanita yang biasanya banyak omong, suka mencela, ngomel, tidak tahu berterima kasih dan bersyukur; 

(2) Curiga yang berlebihan, yaitu tipe wanita yang selalu mempunyai dugaan yang negatif terhadap kesetiaan pasangannya dan selalu mempersoalkannya; 

(3) Malas, yaitu tipe wanita yang biasanya tidak mau peduli terhadap urusan rumah tangga, maunya semuanya diserahkan kepada pembantu; jika tidak ada pembantu kepada suaminya; 

(4) Bodoh, yaitu tipe wanita yang tidak bisa (atau tidak mau) mengimbangi kemajuan suami, ”tidak nyambung” jika diajak bicara hal-hal yang sedang menjadi pembicaraan; 

(5) Suka mengatur-atur, yaitu tipe wanita yang mau mengatur segala-galanya hingga hal-hal yang kecil sekalipun, bahkan pada umumnya mau mengatur uang harian suami; 

(6) Suka Gosip, yaitu tipe wanita yang tidak betah di rumah, lebih senang menghabiskan waktu berkumpul bersama ibu-ibu lainnya dengan melupakan tugas dan tanggung jawabnya di rumah; 

(7) Suka membandingkan, yaitu tipe wanita yang seperti ini biasanya membandingkan keberadaan keluarganya atau sifat suaminya dengan orang lain.

3. Tujuh Sifat Anak Yang Memedihkan Hati Orang Tua. Berikut ini adalah hasil survey sebuah harian mengenai sifat anak yang memedihkan hati orang tua, yaitu : 

(1) Malas membantu orang tua. Anak seperti ini biasanya tangannya terlalu berat untuk membantu meringankan beban orang tua, walaupun hanya berupa menyapu, atau cuci piring, atau yang lainnya; 

(2) Tidak mau belajar. Anak seperti ini biasanya malas untuk mengulangi pelajaran yang telah diberikan di sekolah dan membuat PR sehingga selalu mendapat nilai yang jelek; 

(3) Senang keluar rumah dan kelayapan. Anak seperti ini biasanya sepulang sekolah langsung hilang dari rumah, pergi bermain ke tempat kawan-kawan hingga sore atau petang hari; lupa makan tidak pamit dengan orang tua; 

(4) Maunya main saja. Anak seperti ini biasanya yang diutamakannya main, entah itu game di komputer, di handphone, atau pun permainan di lapangan atau di luar rumah; 

(5) Cengeng dan cerewet. Anak seperti ini biasanya cepat sekali mengeluarkan air mata. Dibilangi sedikit sudah nangis, disuruh cepat juga nangis, dan lainnya; 

(6) Keras kepala. Anak seperti ini biasanya tidak memperhatikan nasihat orang tua; tidak perduli apa yang dikatakan orang tua; 

(7) Suka melawan. Anak seperti ini biasanya diberi nasihat malah membantah, membalas dengan marah-marah, mengolok, dan melawan jika disuruh melakukan sesuatu. SARAN-SARAN MEMELIHARA KEBAHAGIAAN RUMAH TANGGA KRISTEN
Next Post Previous Post