4 HAL BERKENAAN DENGAN KEMULIAAN ALLAH

Pdt. Agus Marjanto, M.Th.
4 HAL BERKENAN DENGAN KEMULIAN ALLAH
4 HAL BERKENAAN DENGAN KEMULIAAN ALLAH

Keluaran 33:1-23; Keluaran34:1-9.

Ketika membaca Keluaran pasal 33 ini, apa yang ada di dalam pikiran saudara? Tuhan begitu mulia. Jikalau saudara pernah sekali saja melihat kemuliaan Tuhan maka engkau tidak akan main-main di dalam hidupmu. Tuhan begitu mulia dan kemuliaanNya tidak tertandingi. 

Musa sebagai orang yang paling saleh di dalam seluruh Perjanjian Lama, saat melihat kemuliaan Allah lewat, dia akhirnya bertekuk lutut, minta belas kasihan dan pengampunan dari Tuhan. Tuhan itu mulia dan Dia yang menciptakan kita. Dia adalah pencipta dan kita adalah ciptaanNya, manusia tidak pernah satu level/menyamai Dia. Jika kita bisa diperkenan dan melayani Dia, itu karena anugerah dan belas kasihanNya semata. Tuhan itu begitu mulia namun sejak manusia jatuh di dalam dosa, manusia tidak pernah menghargaiNya, manusia tidak pernah bisa melihat kemuliaanNya.

Di dalam 2 Korintus 4 dikatakan bahwa manusia sudah tertutup dengan ilah zaman ini dan tidak lagi bisa melihat cahaya Injil yaitu kemuliaan Kristus. Manusia begitu sangat hina karena kita sudah jatuh dalam dosa, bermain-main dengan dosa dan kita mempermainkan Allah dengan memiliki ilah yang lain. Di dalam Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru selalu bicara berkenaan dengan Allah yang cemburu. 

Ada satu kalimat yang berkali-kali diulangi oleh Yehezkiel adalah “And they will know that I am the Lord, Aku memukul engkau Israel karena engkau sudah berzinah, Aku memukul engkau Israel karena engkau sudah memiliki ilah lain, Aku memukul engkau dan menyakiti engkau supaya engkau tahu siapa Aku”. Manusia kalau tidak pernah melihat murka Allah, dia akan mempermainkan Tuhan. Kemuliaan Allah adalah sumber dari seluruh kehidupan kita. 4 (Empat) hal berkenaan dengan Kemulian Allah yang harus kita ingat seumur hidup.

1.Pertama, selalu mencari wajah Allah yang mulia di dalam doa. Jika melihat daripada semua nabi, saudara harus melihat apa yang mereka doakan. Musa mengalami depresi yang luar biasa yaitu 3000 orang yang tidak setia kepada Tuhan harus mati di bawah kepemimpinannya. Berdasarkan pandangan orang, Musa gagal sebagai seorang pemimpin namun dia tidak gagal di hadapan Allah. 

Di tengah kegelapan itu, Musa meminta hal yang paling tinggi dalam hidupnya yaitu show me Thy Glory, nyatakan kemuliaanMu Tuhan. Ini adalah sesuatu permintaan dari Musa, doa yang merupakan sumber kekuatan. Seperti Musa yang berada di dalam kesulitan yang besar, mintalah hanya satu, show me Thy Glory, nyatakan kemuliaanMu Tuhan. 

Ini merupakan satu permintaan yang dalam hati Musa yang tertinggi. Saya mau semua orang yang di sini, cek diri saudara, latih diri dan disiplin minta satu hal setiap pagi show me Thy Glory, nyatakan kemuliaanMu. Kalau saudara-saudara melihat kemuliaan Allah, itu adalah sumber kekuatan di tengah seluruh kegelapan.

Kristus dengan kemuliaanNya adalah segala-galanya bagi kita. Sekali kita memandangNya, kita tidak menginginkan yang lain. CS Lewis mengatakan aku bertanya kenapa? Tetapi Engkau tidak memberikan jawab kepadaku sampai kemudian Engkau memberikan pengertian bahwa wajahMu yang menghibur aku, kemuliaanMu yang menghibur aku dan aku tahu sekarang aku tidak perlu jawaban yang lain karena jawaban itu ada dalam wajahMu, show me Thy Glory. 

Musa mengalami kesulitan dan sakit hati. Waktu Musa minta show me Thy Glory, apakah dia tetap sakit hati, tidak! Dia tetap hancur, tidak! Itu adalah satu jawaban seluruh hidup kita yang membuat kekuatan bagi hidup kita yaitu saudara pandang wajah Allah atau tidak. Tuntut itu seumur hidup! Tuntut wajahNya, tuntut kekuatanNya seumur hidup biar Tuhan sendiri yang menjawabnya bagi saudara. Minta sesuatu dari Tuhan yang tidak bisa diberikan oleh konglomerat, minta sesuatu dari Tuhan yang tidak bisa diberikan oleh orang yang paling hebat, minta sesuatu dari Tuhan yang hanya bisa diberikan oleh Dia saja.

Tuhan menyatakan cari wajahKu, cari kekuatanKu dan itu adalah kehendakNya. Orang yang mencari wajah Allah dan orang itu bertemu dengan Allah maka orang itu tidak takut kepada wajah siapapun saja yang pernah hidup di dunia ini. Itulah kekuatan daripada nabi-nabi, kenapa mereka tetap memberitakan Firman walaupun diusir atau dibunuh. Tetap rela bicara tentang Allah, bukan membunuh, bukan mengusir namun tetap berada di dalam kebenaran, kesucian dan di tengah-tengah seperti itu, seluruh fitnahan keluar tapi mereka tetap maju karena memandang wajah Allah. 

Kalau saudara menuntut untuk memandang wajah Allah, menuntut untuk mengerti kemuliaan Allah, maka saudara harus tahu inti dari kemuliaan Allah adalah kesucian Allah (the holiness of God). 

Ketika Musa minta show me Thy Glory, Tuhan tidak langsung datang menyatakan kemuliaanNya. Musa harus menunggu dan bersembunyi di lekuk gunung itu dan pastikan tidak ada binatang, pastikan tidak ada manusia. Apa maksudnya? Karena kalau Allah lewat dengan kemuliaanNya, kesucianNya seperti api yang menghanguskan. Saudara-saudara, kalau Allah lewat dan bicara di tempat tersebut maka seluruh ombak bergemuruh, begitu Dia bicara maka seluruh puting beliung ada, begitu Dia berjalan maka di depanNya ada penyakit sampar dan belakangNya demam.

Maka setiap Dia berjalan dan berbicara, manusia pasti mati. Kalau ketika manusia boleh berhadapan dengan Kristus dan tidak mati, itu hanya karena belas kasihan Tuhan dan hormati Dia. Ini adalah sesuatu yang Tuhan nyatakan kepada Musa yaitu minta Musa sembunyi di antara lekuk gunung dan besok Aku lewat. 

Musa diam-diam dan tidak tahu jawaban Tuhan itu apa sampai kemudian Tuhan datang dan Alkitab mengatakan Tuhan berseru. Tuhan tidak usah berseru, bicara saja sudah menggelegar. Dia berseru dan kemuliaan dilewatkan di depan tapi Tuhan katakan ketika Aku lewat, Aku akan menutup mukamu dan kemudian ketika Aku jalan baru Aku akan menarik tanganKu sehingga engkau hanya melihat punggungKu. Apa maksud Tuhan. 

Ketika Tuhan datang kepada Musa, Musa minta show me Thy Glory dan Tuhan tidak berikan kemuliaan Allah sepenuhnya kepada Musa. Aku akan berikan sisa berkas kemuliaan Allah yang lewat, hanya dapat sisanya saja, takutnya luar biasa. Saya tidak tahu berapa serius engkau di hadapan Tuhan. Ada orang pergi ke gereja saja, boleh datang boleh tidak. Sampai engkau sendiri ketemu dengan penciptaNya, engkau akan menyesal bukan seumur hidup tapi seumur kekekalan. Allah begitu mulia dan tidak bisa dipermainkan, takutlah kepada Dia. Setiap orang yang sudah dilahir barukan, sebagai hamba Tuhan di sini saya minta saudara-saudara berdoa setiap hari minta show me Thy Glory, itulah sumber kekuatan kita.

2.Kedua, bekerjalah seumur hidup untuk kemuliaan Allah. Kalau Tuhan itu mulia lalu apa respon kita? Respon kita bekerjalah seumur hidup untuk kemuliaan Dia. Ini adalah sesuatu kemurnian di dalam pelayanan. Seorang hamba Tuhan tidak ditentukan dari fasih lidahnya, besar atau kecil, dari pengaruhnya besar atau tidak berpengaruh, seorang hamba Tuhan ditentukan karena satu hal yaitu bekerja hanya untuk kemuliaan Allah atau tidak. Allah harus menjadi nomor satu dan Allah harus menjadi segala-galanya. 

Banyak orang menjadi hamba Tuhan/menjadi pelayan memang Allah dipermuliakan tapi dirinya nomor dua, tidak! Allah menjadi nomor satu tidaklah cukup tapi Allah juga harus segala-galanya. Maka murni hati itu penting! Orang yang murni hati, pelayanannya akan berbeda dengan orang yang tidak murni hati. Orang yang murni hati harus pikul salib, kerja keras, sangkal diri dan ikut Kristus. Orang yang murni hati akan dengan rela melepaskan seluruh hak dan apa pun saja yang dia miliki karena dia tahu yang paling utama yang tidak akan dilepaskan adalah Allah sendiri.

Bekerjalah untuk kemuliaan Allah saja. Apa arti bekerja untuk kemuliaan Tuhan? Ada satu kalimat dari doa Bapa kami, Yesus Kristus pernah ditanya oleh murid-muridNya yaitu Tuhan, ajar kami berdoa. Maka Yesus Kristus berkata: Bapa kami yang di sorga, dikuduskanlah namaMu artinya dipermuliakan namaMu. Datanglah kerajaanMu dan jadilah kehendakMu di bumi seperti di Surga. Maka satu-satunya kemungkinan Bapa di Surga dipermuliakan adalah jikalau kerajaanNya datang. Apa artinya kerajaanNya datang? Yaitu kehendakNya jadi di Bumi seperti di Surga. 

Maka kalau kehendak Allah jadi, saudara perhatikan baik-baik, selalu ketika kehendak Allah jadi, ada satu kalimat yang muncul: Tuhan, aku mau supaya cawan ini lalu tapi jikalau tidak mungkin, biarlah kehendakMu saja yang jadi. Itu adalah kalimat agung dari pemimpin kita, Yesus Kristus. Itu adalah kalimat agung dari gembala agung kita, Yesus Kristus. Itu adalah kalimat agung dari isi hati terdalam daripada Yesus Kristus, kepala gereja kita. 

Kalau kita adalah orang Kristen yang sejati, bukan Kristen tanpa pertobatan, maka semua daripada kita menginginkan satu kalimat ini yaitu biar kehendakMu yang jadi (Thy will be done). Hanya ada 2 kemungkinan yaitu kehendakku yang jadi atau kehendakMu yang jadi. CS Lewis pernah mengatakan nanti di surga atau di neraka akan ditemukan 2 tempat yaitu di seluruh neraka adalah semua orang-orang yang menyatakan kehendakku jadi (your will be done) dan di Surga adalah tempat dimana semua orang yang mengatakan kepada Allah: Thy will be done. 

Hanya ada 2 kemungkinan itu yaitu saudara mau bekerja untuk diri (kemuliaan diri) atau mau bekerja untuk Allah (kemuliaan Allah). Hal kedua ini adalah hanya satu saja untuk seluruh motivasi pelayanan di dalam gereja ini yaitu bekerjalah giat, banting tulang, melayani dengan sesuatu perjuangan hanya untuk kemuliaan Allah saja.

3.Ketiga, di dalam pelayanan kabarkan kemuliaan Allah. Pertama adalah doa minta kemuliaan Allah nyata di dalam hati kita. Mata rohani kita memandang kemuliaan Allah atau tidak. Hal kedua adalah di dalam seluruh hidup, engkau bekerja hanya untuk kemuliaan Allah. Hal ketiga adalah di dalam seluruh gereja ini, kita melayani hanya untuk mengabarkan Allah yang mulia. Ada satu kalimat di dalam 2 Korintus 4 yang menyentuh hati saya mengatakan bahwa orang-orang di dunia ini sudah tertutup dengan ilah zaman ini dan ilah zaman ini menutup cahaya Injil yaitu kemuliaan Kristus. 

Kemudian ada ayat di bawahnya kemuliaan Allah dinyatakan di dalam wajah Kristus. Maka saudara-saudara akan menggabungkan 3 hal ini yaitu Injil, kemuliaan Kristus, kemuliaan Allah Bapa. Ini adalah 3 hal yang luar biasa dalam 2 Korintus 4.

Kalau saudara sungguh-sungguh mau menuntut kemuliaan Allah hadir maka harus kabarkan Injil yang murni, harus mengerti Firman Tuhan dengan baik, dengan ketat dan menyatakan Firman itu hanya untuk satu hal yaitu Allah itu dipermuliakan. Kalau saudara memberitakan Firman, saudara itu memberitakan Kristus dan harus memberitakan Kristus yang ada di dalam Alkitab. Untuk apa Firman diberitakan? Untuk manusia bisa melihat Kristus yang mulia dan takut akan Tuhan dalam hatinya. 


Sekali takut akan Tuhan dalam hatinya maka pasti karakternya berubah, tujuan hidupnya nyata, menggenapkan apa yang Tuhan nyatakan di dalam hidupnya dan untuk apa dia diciptakan. Ini adalah direction di dalam seluruh pelayanan. Maka waktu kita melayani, bukan untuk diri atau saya hebat apalagi saya orang Reformed. Berteologia Reformed tapi bukan untuk kesombongan. Kita harus menyatakan yang ketat di dalam Alkitab tapi bukan untuk keangkuhan tapi untuk satu hal yaitu Allah yang dipermuliakan dan untuk menyatakan kemuliaan Kristus. Inilah hal yang menjadi direction di dalam pelayanan.

4.Keempat, carilah kemuliaan diri hanya dari kemuliaan Allah saja. Ini adalah sumber daripada ketekunan yang menentukan berhasil atau gagalnya mati hidup kita. Di dalam Alkitab, apakah kita boleh mencari kemuliaan diri? Jawabannya adalah boleh tapi saudara mendapatkan kemuliaan diri dari mana. Ada orang yang mencari kemuliaan diri dari perkataan orang lain, ada orang menginginkan dirinya dihormati dari manusia lain, dari jemaat lain. 

Tapi satu hal yang diminta adalah dihormati oleh Allah saja. Ini kalimat yang berani dan saya beritahu saudara ayatnya ada di Yohanes 12:43 “Sebab mereka lebih suka akan kehormatan manusia daripada kehormatan Allah”. Ada satu ayat lagi yang luar biasa menggetarkan yaitu Yohanes 12:23-26. Di ayat 26 dinyatakan “Barang siapa melayani Aku, ia harus mengikut Aku dan di mana Aku berada, di situpun pelayanKu akan berada. Barang siapa melayani Aku, ia akan dihormati Bapa”. Mata siapa yang layak baca ayat ini, telinga siapa yang layak untuk mendengar kata-kata ini. Siapa kita manusia? Siapa kita sehingga pencipta kita menghormati kita?

Tetapi ini janji yang Tuhan berikan. Sebenarnya saya tidak berani untuk bicara hal ini tapi saya harus bicara ini untuk menuntun saudara mengerti Firman yang menuntun seluruh hidupmu. Kalimat “ia akan dihormati Bapa” berarti ia akan diberi kemuliaan oleh Bapa. Siapa yang boleh untuk mendengarkan ini? Manusia dari dulu tetap hanya ciptaan, kita tidak mungkin satu level dengan pencipta, kita berbeda secara kualitatif dengan pencipta kita. 

Kita adalah diri yang diciptakan oleh Allah di luar diriNya tetapi kita tidak pernah equal, selalu akan lebih rendah dan pencipta tidak perlu untuk mengasihi kita, pencipta tidak perlu untuk menjagai kita tetapi Dia mengasihi, menjagai kita dan di dalam ayat ini lebih lagi yaitu pencipta akan menghormati kita dan memuliakan kita. Ayat ini tidak diberikan kepada semua orang Kristen dan saudara harus tahu ayat ini muncul menjelang kematian Yesus. 

Yesus disalib dan melalui salib itu nama Bapa dipermuliakan. Kalau Bapa dipermuliakan, Bapa akan mempermuliakan Dia. Dengan demikian, apakah boleh mencari kemuliaan diri? Boleh karena manusia memang diciptakan dengan sesuatu sense of value/nilai. Nilai akan membedakan orang ini terhormat atau tidak terhormat.

Nilai akan membedakan ini berharga atau tidak berharga. Saudara harus mencari yang berharga, harus mencari satu kehormatan tetapi yang berharga itu apa? Kehormatan itu apa? Yang paling tinggi itu apa? Yesus Kristus memberikan sesuatu nilai yang paling tinggi yang saudara dan saya harus kejar seumur hidup yaitu aku mau mendapatkan penghormatan dari Tuhan saja. Ini adalah ambisi rohani yang besar. Jangan punya ambisi punya uang dan bangun gereja yang besar tapi punya ambisi rohani untuk minta hal ini. 

Sebenarnya ini tidak boleh diucapkan oleh manusia tapi Alkitab mewahyukan kepada kita. Engkau akan dihormati oleh Allah, engkau akan dimuliakan oleh Allah. Tak ada di dalam Alkitab selain daripada ayat ini dan begitu nyata dalam satu orang. Selain dari Yesus Kristus, siapa yang pernah mendapatkan ini? Yaitu Stefanus. Stefanus artinya mahkota dan di dalam Alkitab adalah orang yang memang luar biasa mulia. Saudara tidak menemukan keunikannya dalam Petrus, dalam Paulus bahkan pada rasul-rasul lain.

Saudara perhatikan apa yang Yesus Kristus kerjakan pada Stefanus, ketika Stefanus dengan gagah berani bicara di dalam sidang saksi-saksi yang palsu, di depan sidang ahli Taurat dan orang-orang Farisi. Ketika bicara Stefanus dipenuhi Roh Kudus dan kemudian mereka semua setelah mendengarkan teologia yang begitu dalam dan ketat, semua gertak gigi dan tidak bisa terima lalu mereka menyeret dan menghujam dia dengan batu. 

Sebelum nyawanya dihabisi mereka, Stefanus mengatakan “aku melihat di langit, Anak Manusia duduk dan berdiri sekarang di sebelah kanan Allah Bapa”. Anak Manusia duduk di sebelah kanan Allah Bapa artinya Kristus Yesus mendapatkan penghormatan dari Bapa. Perhatikan pada waktu raja-raja kuno dan putra mahkota yang berkenan kepada raja maka akan duduk di sebelah kanan. 

Yesus Kristus duduk di sebelah kanan artinya Yesus Kristus berkenan, mendapatkan kehormatan, kemuliaan dari Allah Bapa di surga. Bapa di surga maka permuliakanlah AnakKu karena AnakKu mempermuliakan Engkau dengan ketaatan, kematian Kristus Yesus maka Dia mempermuliakan Allah Bapa di surga dan seluruh kehendak Allah, isi hati Allah yang terdalam genap di dalam diri Yesus Kristus.

Itu sebabnya Allah Bapa di surga memperkenan Dia dan semuanya sempurna dan Dia adalah satu-satunya kepala dari seluruh manusia yang mau diselamatkan, tidak ada satu pun daripada kita yang memiliki satu kesempurnaan di dalam ketaatan selain kita menyempurnakannya di dalam Yesus Kristus. Ini adalah sesuatu kesempurnaan dari pengabdian, kesempurnaan hidup anak Allah, Yesus Kristus duduk di sebelah kanan Allah Bapa. 

Tetapi ketika Stefanus sebentar lagi mati, ketika batu mulai berdatangan, dia lihat Anak Manusia berdiri. Kalimat ini menyentuh saya, siapa dari kita yang boleh punya pengalaman seperti itu? Saudara pernah melihat satu performance seperti recital piano, konser yang begitu memukau dan semua berdiri memberikan standing applause yaitu berdiri tepuk tangan.


Sekarang saya beritahu kepada saudara, yang berdiri tepuk tangan untuk Stefanus adalah Yesus Kristus. Apakah ada yang lebih mulia dari itu? Apakah ada yang lebih bahagia dari itu? Apakah ada yang lebih menyukakan hatimu daripada itu? Tidak ada! Kenapa itu tidak engkau tuntut seumur hidupmu? Engkau adalah ciptaan dan hatimu dicipta oleh Dia. Hatimu tidak akan pernah mendapatkan ketenangan selain engkau mendapatkan perkenaan dari Dia saja. Jikalau engkau boleh minta satu permintaan dan permintaan itu pasti dikabulkan oleh Tuhan, apa yang akan engkau minta? Mintalah satu permintaan saja yaitu Dia dipermuliakan di dalam seluruh gereja ini. 

Dia yang memimpin gereja kita adalah Allah yang mulia dan semua daripada kita meminta show me Thy Glory, nyatakan kemuliaanMu kepadaku dan itu adalah sumber dari seluruh doa kita, bekerja untuk kemuliaanNya adalah seluruh motivasi hidup kita, menceritakan Dia yang mulia adalah seluruh pelayanan kita dan minta untuk kita dipermuliakan karena kita mempermuliakan Dia adalah tujuan akhir dari hidup kita. Apa yang engkau minta? Apa yang engkau inginkan? Mintalah apa yang Tuhan ajarkan dalam Alkitab: show me Thy Glory, nyatakan kemuliaan Allah. 4 HAL BERKENAAN DENGAN KEMULIAAN ALLAH
Next Post Previous Post